SDGs

Berbeda dengan perundingan MDG 15 tahun yang lalu, proses pembentukan agenda pembanguna global 2015 berlangsung lebih  partisipatif. PBB membuka pintu-pintu partisipasi, mulai dengan pembentukan High Level Panel on Post 2015, Open working groups,  dan survey MyWorld untuk mendengar suara warga mengenai pembangunan dan masa depan yang lebih baik.  Indonesia menjadi salah satu negara penting  dalam perundingan dan kesepakatan agenda pembangunan Post 2015.

Pada sisi lainnya, perbedaan masaah dan kendala pembangunan antara berbagai negara telah melahirkan berbagai perdebatan tentang prioritas dan pendekatan pembangunan, antara lain, sejauh mana (i) penurunan Ketimpangan dan kemiskinan menjadi prioritas (inequality atau extreme poverty) ; (ii) pembagian tugas dan beban antara negara maju dan negara miskin dan berkembang (common but different responsibility) terutama pada tanggungjawab pendanaan dan keuangan dan kebijakan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan (iii) sejauh mana peran institusi publik dapat mencegah/menurunkan kekerasan dan konflik, melindungi martabat semua warga, tanpa diskriminasi. Termasuk di dalamnya bagaimana hak asasi manusia dan pemerintahan terbuka dipandang penting atau tidak (stand alone goal versus enabling environment)

Info selengkapnya bisa diakses disini