INFID Gandeng Pemerintah Daerah Wujudkan SDGs di Indonesia

pangkep-1-rev

pangkep-2-rev

INFID – Sustainable Development Goals (SDGs) atau bisa diartikan sebagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan merupakan paradigma pembangunan global yang diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa Bangsa. Program ini merupakan program lanjutan dari Millenium Development Goals (MDGs) yang sudah berakhir pada tahun 2015.

Dalam mewujudkan berbagai capaian yang ada di dalam SDGs, diperlukan aksi kolaboratif dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Masyarakat itu sendiri. International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) merupakan salah satu Non-Governmental Organizatition (NGO) yang mempunyai program untuk SDGs.
INFID menyadari bahwa Pemerintah Daerah mempunyai kontribusi signifikan dalam pencapaian SDGs di Indonesia. Untuk itu INFID dan beberapa NGO lain seperti KAPAL Perempuan, Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM), bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep untuk mengadakan workshop tentang SDGs.

Workshop tersebut diadakan di Kabupaten Pangkep pada tanggal 1 sampai 3 Juni 2016. Workshop ini bertemakan “Mewujudkan Kabupaten Pangkep Sebagai Pelopor Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”. INFID bersama dengan NGO lain menyadari bahwa peran Pemerintah Daerah sangat penting untuk mendukung agenda pembangunan ini.
Tujuan dari pertemuan di Pangkep adalah melakukan sosialisasi SDGs kepada seluruh stakeholders pembangunan di Kab. Pangkep dan kedua melakukan persiapan terhadap pelaksanaan SDGs di Kab. Pangkep.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Pangkep serta Wakil Gubernur Sulawesi Selatan. Selain itu perwakilan dari Kantor Staf Presiden (KSP) juga ikut hadir dalam pertemuan ini. Peserta yang hadir terdiri dari perwakilan SKPD di Kab. Pangkep, CSO dan Kelompok Akar Rumput di Pangkep.

“Tujuan pemerintah kabupaten Pangkep adalah menjadikan pangkep sebagai daerah yang unggul dengan cara mendukung pembangunan dari desa ke kota,” ujar Syamsuddin Hamid selaku Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Dia menambahkan bahwa pemberantasan kemiskinan di Daerah Pangkep, sama sekali tidak sulit selama masyarakat bersemangat dalam berpartisipasi.

Selaras dengan Syamsuddin, Syahban Sammana yang merupakan Wakil Bupati Pangkep menyambut positif agenda pembangunan berkelanjutan di daerahnya, “adanya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan diharapkan dapat membantu masyarakat Pangkep khususnya dalam mencapai tujuan pembangunan bekelanjutan terkait pendidikan, kesehatan, energi, air bersih, infrastruktur, dan kemiskinan,” pungkasnya.

Dari workshop tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangkep menyadari pentingnya komitmen Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan SDGs. SDGs juga dipahami sebagai isu bersama dan harus diselesaikan bersama antara Pemerintah, CSO, Tokoh Masyarakat.

Dalam acara ini, pemangku kepentingan di Pangkep sepakat untuk membentuk Tim Persiapan Pelaksanaan SDGs dengan anggota sebanyak 18 orang terdiri pemerintah, ormas, CSO dan kelompok akar rumput.