INFID Terima Kunjungan 3 Delegasi Uighur


INFID, Jakarta – Kamis (17/01) INFID menerima kunjungan Omer Kanat (Direktur Uyghur Human Rights Project/UHRP), Ilshat Hassan (Presiden Uyghur American Association/UAA), dan Turghunjan Alawudi (World Uyghur Congress) di Jakarta.

Dalam pertemuan, delegasi ketiga organisasi memaparkan kondisi dan krisis hak asasi manusia yang sedang dialami etnis Uighur di Cina. Mereka juga berharap dukungan dari masyarakat sipil dan pemerintah Indonesia untuk meminta pemerintah Cina menutup kamp konsentrasi serta membebaskan warga sipil yang ditahan tanpa peradilan.

“Prioritas kami adalah agar pemerintah Cina segera menutup kamp-kamp konsentrasi dan melepaskan warga Uighur yang ditahan di sana,” kata Omer Kanat, Direktur UHRP.

Sebelum ke Indonesia, para delegasi juga menyatakan telah menemui beberapa pihak di Malaysia untuk meminta dukungan. Beberapa organisasi masyarakat sipil di negara tetangga Indonesia tersebut juga telah berinisiatif membentuk kelompok kerja (working group) untuk Uighur dan gerakan solidaritas. Mereka berharap akan mendapatkan dukungan serupa di Indonesia.

“Kami berharap mendapat bantuan dan dukungan nyata dari masyarakat Indonesia,” Ilshat Hassan, Presiden UAA, menuturkan kepada INFID.

Sementara itu, Mugiyanto (PLT Direktur INFID) menyampaikan komitmen INFID untuk membantu menyuarakan berbagai pelanggaran HAM yang dialami etnis Uighur, serta menghubungkan dan memfasilitasi pertemuan para delegasi dengan jaringan INFID di Indonesia dan regional.