Pertemuan Persiapan Masyarakat Sipil BRICSAM Merespon Civil20 di Tiongkok

cafetown copy

Capetown, Pada tanggal 21-22 Juni 2016 INFID bersama dengan Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) dan Perkumpulan Prakarsa menghadiri pertemuan masyarakat sipil di Cape Town, Afrika Selatan. Pertemuan yang dihadiri oleh berbagai organisasi masyarakat sipil dari berbagai Negara seperti Meksiko dan India tersebut diselenggarakan dalam rangka persiapan merespond Civil20 yang berlangsung di Qingdao, China.

Terdapat tiga isu utama yang menjadi topic pembahasan yaitu keadilan pajak, keamanan pangan, dan kesetaraan gender, dengan penekanan pada ketimpangan terutama ketimpangan antar Negara. Salah satu isu yang mengemuka adalah pentingnya Civil20 mendorong G20 untuk menerapkan Automatic Exchange of Information (AEoI) sesuai dengan waktu yang telah disepakati dengan pemberian sangsi bagi Negara-negara yang tidak menjalankannya. Komitmen ini penting didesakkan karena salah satu masalah perpajakan adalah ketertutupan informasi. Dengan adanya komitmen ini, diharapkan Negara-negara membuka data pajaknya dan menghilangkan praktek-praktek surga pajak.

Pada kesempatan tersebut, INFID yang diwakili oleh Siti Khoirun Ni’mah, Program Manager INFID, mempresentasikan mengenai SDGs dan kaitannya dengan G20 dan Financing for Development (FfD). Dalam presentasinya, Ni’mah memberikan tiga rekomendasi yaitu pentingya G20 memililiki rencana aksi terkait dengan pembiayaan, penguatan kapasitas, dan penguatan pengawasan terutama bagi Negara-negara berkembang seperti reformasi sistem perpajakan global, reformasi lembaga-lembaga keuangan, dan juga memastikan komitmen bantuan Negara-negara maju sebesar 0,7% dari total PDB. Rekomendasi kedua terkait dengan pentingnya G20 mendorong pelibatan masyarakat sipil dalam pelaksanaan dan pengawasan SDGs di tingkat nasional, dan ketiga menjadikan pertumbuhan yang inklusif sebagai pilar G20.

Bahan pertemuan :

ECSN-G20-Policy-Recommendations

Presentasi SDGs-FfD-and-G20