Sejak awal, INFID percaya bahwa SDGs akan membantu memperkuat proses dan hasil pembangunan di Indonesia, dan membantu menyelesaikan masalah-masalah yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh Indonesia, seperti pajak yang tak terkendali. Dalam tiga tahun terakhir, INFID telah berfokus untuk menjadikan SDG cara untuk memperkuat proses dan hasil pembangunan.

Upaya yang dilakukan oleh INFID meliputi: (1) mendorong tata kelola SDG yang dapat memberikan peluang bagi semua pihak untuk terlibat dalam implementasi SDG. Sejak 2017, INFID telah mendorong 7 daerah, yaitu Bojonegoro, Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Malang, Kubu Raya, Banda Aceh, Jember, Cirebon, Maros, Kupang, dan Provinsi DI Yogyakarta untuk mengadopsi SDG disertai dengan tata kelola yang inklusif dan partisipatif. Kabupaten Pangkep telah mengeluarkan Keputusan Bupati untuk Implementasi SDG yang melibatkan masyarakat sipil; (2) mendorong keterlibatan masyarakat sipil dalam implementasi dan pencapaian SDGs di berbagai daerah; dan (3) melibatkan universitas untuk terlibat aktif dalam implementasi dan pencapaian SDGs.