Aksi Selasaan Online #2 "Awas Predator Seksual di Ruang Digital"

  • Tuesday, 22 September 2020 15:00
  • Artikel
  • 218x dibaca.

Pada 22 September 2020, Intan Kusumaning Tiyas (Communication and Campaign Officer INFID) dipercaya sebagai koordinator lapangan Aksi Selasaan yang diselenggarakan secara daring. Kegiatan ini dihadiri 86 peserta dari berbagai kalangan, dan merupakan acara mingguan yang diinisiasi oleh GERAK Perempuan.

GERAK Perempuan adalah gerakan masyarakat sipil yang terdiri atas berbagai kelompok maupun individu yang mendorong pembahasan dan pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS). Aksi Selasaan diinisiasi sebagai sebuah sikap penolakan atas dikeluarkannya RUU P-KS dari Program Legislasi Nasional (prolegnas) prioritas 2020. Sikap ini juga dibarengi dengan ajakan solidaritas kepada masyarakat luas untuk menguatkan dan memajukan serta memberanikan diri dalam memperjuangkan hak, terutama hak-hak korban kekerasan seksual, termasuk membangun sistem rujukan kolektif bagi korban kekerasan seksual di manapun berada.

Aksi Selasaan pertama kali digelar pada tanggal 7 Juli 2020 bersamaan dengan dikirimkannya surat terbuka oleh Jaringan Muda Setara, yang mendesak pembahasan RUU P-KS kepada Presiden RI, Joko Widodo dan Ketua DPR RI, Puan Maharani. Dalam prosesnya, Aksi Selasaan secara berkelanjutan digelar secara nasional di Senayan, depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), dan di daerah, depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Daerah (DPRD) setempat mulai pukul 15.00-16.30 WIB. Namun, dikarenakan situasi pandemi COVID-19 yang kian mengkhawatirkan, kegiatan aksi Selasaan dialihkan secara sementara dengan metode daring (virtual).

WhatsApp Image 2020-09-25 at 15.37.50.jpeg

Mengingat lambatnya pembahasan RUU P-KS pada periode 2014-2019 lalu, dan pencabutan RUU P-KS dari Prolegnas Prioritas 2020 maka Aksi Selasaan menjadi penting untuk dilakukan dalam mengawal proses pembahasan dan pengesahan RUU P-KS.

Dokumen-dokumen atas dukungan RUU P-KS dapat diakses melalui:

  1. Sikap GERAK Perempuan Menolak Dikeluarkannya RUU P-KS dari prolegnas prioritas 2020 bit.ly/SikapGERAKperempuanJuli2020
  2. Surat untuk Presiden RI dan Ketua DPR RI bit.ly/UntukJokowidanPuan
  3. Pernyataan dukungan atas RUU P-KS yang dilakukan secara manual bit.ly/MAKSAdukungRUUPKS
  4. Petisi dukungan atas RUU P-KS dilakukan secara generic melalui change dot org 2017 https://www.change.org/p/dpr-ri-sahkan-uu-penghapusan-kekerasan-seksual-mulaibicara
  5. Petisi dukungan atas RUU P-KS dilakukan secara generic melalui change dot org 2020 https://bit.ly/petisiSahkanRUUPKS2020