Mempercepat Implementasi Kabupaten/Kota HAM


Loka Latih Kabupaten/Kota HAM (Human Rights Cities): Mempercepat Implementasi Kabupaten/Kota HAM

INFID, Bali– International NGO Forum on Indonesian Development bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyelenggarakan kegiatan Loka Latih Kabupaten/Kota HAM untuk Pemerintah Daerah dan Kelompok Masyarakat Sipilyang dihelat selama tiga hari, tepatnya pada tanggal 2 – 4 Mei 2018 di Bali. Kegiatan ini merupakan bentuk usaha dalam mendorong pemajuan, perlindungan, dan pemenuhan HAM melalui pelaksanaan Kabupaten/Kota HAM.

Para pemangku kepentingan (stakeholders) dari 15 daerah kabupaten/kota dilibatkan sebagai peserta kegiatan ini. Mereka adalah 30 orang perwakilan pemerintah kabupaten/kota, akademisi dan organisasi masuarakat sipil di tingkat lokal. Sebelumnya, loka latih pertama pernah dilakukan di Batu, Malang, pada tahun 2016 dan dihadiri oleh 45 orang dari 19 kabupaten/kota.

Selain dihadiri oleh peserta aktif, loka latih dihadiri oleh Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik dan Direktur Eksekutif INFID Sugeng Bahagijo sebagai pemberi pidato pembuka. Direktur Instrumen HAM Kementerian Hukum dan HAM yang diwakili oleh Temmanengnga, Tenaga Ahli Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) Ifdhal Kasim, Direktur Eksekutif AJAR Galuh Wandita, dan akademisi dari Universitas Jember yang juga merupakan Koordinator Serikat Pengajar HAM (SEPAHAM) Al Khanif, juga turut hadir sebagai pemberi materi.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan, perkembangan HAM tidak mungkin hanya bergantung pada pemerintah pusat. Perlu peran dari pemda yang desentralisasi otonomi daerah untuk bisa menyebarkan soal HAM. Terlebih, statistik di Komnas HAM menyatakan bahwa pihak yang banyak diajukan selain korporasi dan kepolisian adalah pemerintah daerah yang dalam berbagai kasus oleh masyarakat diajukan sebagai yang melakukan atau dianggap tidak menjalankan peran dan tanggung jawabnya. “Karena itu kota berbasis HAM menjadi sangat penting dalam mengarusutamakan hak asasi manusia sebagai acuan di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah,” tukasnya.

Sejalan dengan itu, Direktur Eksekutif INFID Sugeng Bahagijo turut mengungkapkan alasannya terkait dengan pentingnya pengimplementasian Kabupaten/Kota HAM. Menurutnya, pemerintah kabupaten/kota mesti mengambil peran untuk melibatkan anak muda dan peduli dengan masa depan mereka. Peran ini ditujukan agar pemerintah kabupaten/kota dapat menyalurkan kreativitas anak muda melalui program-program yang beragam. Hal ini berkaitan dengan konsep “no one left behind” yang menjadi salah satu prioritas besar HAM.

Sementara itu, harapan datang dari Kristian R. Simarmata (Perhimpunan Suluh Muda Indonesia) selaku peserta dari loka latih ini. Kristian berharap, ke depannya, INFID bersama Komnas HAM dan KSP dapat secara rutin mengadakan Loka Latih Kab/Kota HAM, khususnya bagi daerah-daerah yang belum terpapar oleh konsep Kabupaten/Kota HAM.

Peserta loka latih lainnya, Anggota Dewan Penasihat Serikat Pengajar Hak Asasi Manusia (SEPAHAM), mengungkapkan kesediaan SEPAHAM untuk terlibat dalam kegiatan Kabupaten/Kota HAM, termasuk untuk penyebaran awareness, sebagai fasilitator, maupun narasumber.

Melalui loka latih ini, terbentuk 3 rekomendasi yang disepakati bersama. Pertama, adanya dorongan dari luar dan peningkatan kapasitas bagi Pemkab/Pemkot dari segi pengetahuan, penyusunan rencana kerja, coaching clinic/asistensi untuk Kabupaten/Kota HAM, dan pertemuan antar-bupati. Kedua, aksi bersama yang melibatkan Pemkab/Pemkot dan masyarakat sipil untuk sosialisasi Kabupaten/Kota HAM, semisal melalui acara rutin tahunan untuk memperingati Hari HAM. Ketiga, melibatkan pemerintah desa untuk upaya pemenuhan hak dasar warga, mulai dari kesehatan, pendidikan, dan perumahan yang layak.

Setelah loka latih ini, para peserta diharapkan menerapkan apa yang mereka dapatkan untuk merealisasikan Kabupaten/Kota HAM di daerah mereka masing-masing. Hasil kerja tersebut kemudian dapat dilaporkan pada saat Festival Kabupaten/Kota HAM yang akan dilaksanakan di Wonosobo pada bulan November 2018 mendatang.

Baca juga: