Pertemuan Koordinasi Advokasi Kerja Layak


INFID, Jakarta – INFID mengadakan pertemuan koordinasi advokasi kerja layak. Pertemuan ini diselenggarakan guna meningkatkan kolaborasi dan koordinasi antara Koalisi Kerja Layak dengan serikat pekerja yang tergabung dalam Decent Work Working Group (DWWG).

Koalisi Kerja Layak sendiri dibentuk oleh beberapa organisasi masyarakat sipil yang memiliki fokus bersama untuk mendorong kebijakan kerja layak dan pengarusutamaan kebijakan ketenagakerjaan dalam kebijakan pembangunan di Indonesia. Selain INFID, anggota koalisi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain P3M, Perkumpulan Prakarsa, Lakpesdam NU, dan INRISE.

Sementara itu, DWWG merupakan kelompok kerja yang terdiri atas serikat-serikat pekerja. Perwakilan serikat kerja yang berpartisipasi dalam pertemuan ini yaitu DWWG AKATIGA, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), dan Trade Union Rights Centre (TURC).

Pertemuan yang diadakan di Sekretariat INFID pada Rabu (28/03/2018), tersebut diharapkan dapat memperkuat konsolidasi bersama untuk mendorong kebijakan kerja layak.

Kondisi ketenagakerjaan Indonesia saat ini memang masih menghadapi beberapa permasalahan. Salah satunya adalah terbatasnya kesempatan kerja. Dalam Survei Barometer Sosial yang dirilis INFID tahun 2017 lalu, lebih dari 80 persen responden di 34 provinsi setuju bahwa hal ini merupakan penyebab ketimpangan di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan kerja, baik bagi angkatan kerja yang sudah bekerja maupun yang akan masuk ke pasar kerja.

Belum lagi ditambah dengan sederet tantangan besar lainnya seperti rendahnya upah, minimnya jaminan sosial, kurangnya kesejahteraan hidup, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dan sebagainya. Tentunya, koordinasi dan sinergi dari seluruh elemen menjadi hal wajib untuk menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut.