Deklarasi Orang Muda dalam Festival HAM 2023

Deklarasi Orang Muda dalam Festival HAM 2023

Festival HAM 2023 memberikan ruang bagi orang muda untuk terlibat secara aktif dan bermakna dalam proses-proses pembangunan, termasuk dalam penyusunan dan pengambilan kebijakan. Secara konsisten, INFID memberikan panggung bagi orang-orang muda menyampaikan hasil diskusi, gagasan, aspirasi, serta rekomendasi mereka bagi seluruh pihak, khususnya pemerintah dan masyarakat sipil.

Hal ini merupakan komitmen INFID dalam penguatan HAM dan inklusivitas, termasuk di dalamnya adalah proses mendengar dan melibatkan orang muda secara utuh dalam proses pembangunan. Langkah ini bukan hanya relevan, namun mendesak untuk menjadi budaya karena Indonesia tengah mengalami kondisi bonus demografi, yaitu sebuah fase di mana usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak dibandingkan usia tidak produktif (di atas 65 tahun). Artinya, Indonesia adalah rumah bagi populasi orang muda, sehingga kebijakan pemberdayaan yang inklusif menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola bonus demografi agar mampu menghadirkan dampak pembangunan serta ekonomi yang mensejahterakan dan berkeadilan.
IMG_9831.jpeg

Keterangan: 10 INFID Youth Fellow foto bersama dengan Direktur Eksekutif INFID Iwan Misthohizzaman (baris atas, ketiga dari kiri), di samping kanan secara berturut-turut adalah Pj Walikota Singkawang Drs. Sumastro, Ketua Komnas HAM RI Atnike Nova Sigiro, Ketua Dewan Pengurus INFID Khairani Arifin, dan Director of Gwangju International Center Professor Shin Gyonggi

IMG_9980.jpg

Keterangan: (ki-ka) Rendy dan Risna, perwakilan INFID Youth Fellow, menyampaikan deklarasi dan rekomendasi orang muda di depan seluruh peserta Festival HAM 2023

Add a Comment

Your email address will not be published.